Minggu, 09 Juni 2013

Hati-hati dengan Hati

Berhati-hatilah dengan hati. Bisa jadi kebenaran hati yang kau tolak adalah kenyataan hakiki yang harus kau terima.
#sebuahquote

Senin, 03 Juni 2013

*****

"kau tahu, ketika kau mencintai seseorang, ingatlah dua hal, usaha dan doa. Usaha, dengan cara memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih baik lagi, lalu berdoalah kepada Tuhan semoga apapun yang akan terjadi antara kau dan orang yang kau cintai itu akan mendapatkan jalan cinta terbaik, atas izin-Nya"

Sabtu, 01 Juni 2013

Pertemuan



Pertemuan pertama,
Aku tak peduli siapa kamu, cukup tau namamu saja, tapi aku tau ada sesuatu dalam dirimu
Pertemuan kedua,
Aku tak peduli siapa kamu, cukup tau jati dirimu saja
Pertemuan ketiga, keempat, kelima
Aku tak begitu peduli apa kegiatanmu, apa urusanmu, aku biarkan saja berlalu
Pertemuan kesepuluh,
Aku tak tau, apa bisa ini disebut takdir atau hanya kebetulan belaka,
Aku bertemu lagi denganmu, dalam ruang waktu
Dan membuatku –mau tak mau- harus sering memperhatikanmu
Pertemuan kesekian ratus
Aku mulai peduli padamu, mulai timbul rasa ingin tau
Siapa kamu sebenarnya? Seperti apa jiwa yang ada dalam dirimu?
Dan aku mulai menyadari, kamu sangat misterius
Pertemuan keseribu
Aku tau, kamu akan menjadi orang yang selangkah lebih maju
Ah, siapapun tau kau punya “sesuatu” itu
Dan aku tau, aku harus berusaha lebih untuk menyamai langkahmu
Walau tetap saja, kau selalu berada di depanku
Pertemuan keseribu lima ratus
Aku mulai berpikir tentangmu, tentang bayangmu
Jiwa apa yang kau simpan dalam dirimu?
Bahkan sudah lebih dari seribu lima ratus kali aku bertemu kamu,
Tetap saja aku tidak tau jawaban dari kemisteriusanmu
Ingin rasanya aku menyelinap ke persembunyianmu,
Tapi dengan apa?
Ah, teknologi secanggih apapun tak kan bisa menembus dinding pertahananmu
Lalu aku mulai bertanya-tanya sendiri, bagaimana kisah pertemuan ini berlanjut?

Jumat, 31 Mei 2013

You want ...

You want and you get, that is luck
You want and you wait, that is time
You want but you compromise, that is life
You want but you sacrifice, that is love
-anonim-

Minggu, 26 Mei 2013

Tanya


Aku ingin tahu, tapi tak ingin mencari tahu. Biar, kuserahkan saja pada waktu, yang akan menjawab semua tanya tentangmu.

Selasa, 07 Mei 2013

Si Detektor

Mungkin memang benar, bahwa hati adalah detektor yang paling baik. Tidak ada yang tau bagaimana cara kerjanya, bahkan para ahli dan ilmuwan sekalipun belum bisa menemukan prosesnya, seperti mereka menemukan cara kerja otak, bagian paling utama dalam tubuh manusia. Tapi hati adalah "penentu" tingkah laku manusia, dan otak hanyalah "penggerak" nya saja. Lalu bagaimana mungkin para ahli dan ilmuwan tidak menemukan proses dan cara kerjanya? Ah, mungkin karena hati adalah rahasia Illahi, jadi hanya Dia yang bisa mengatur prosesnya.
Ketika hati berkata sesuatu, maka ikutilah. Jangan tanyakan "kenapa bisa begitu?" atau "mengapa harus begitu?" Kita tidak akan pernah bertemu jawabnya. Yang pasti, detektor ini akan berkedip dengan sendirinya tanpa proses-proses tertentu. So, jagalah hatimu, jagalah detektormu, agar tidak berkedip di sembarang waktu. Biarkan ia menjadi rahasia Illahi, yang hanya berkedip ketika sudah mendapatkan sinyal dari Sang Pemilik Hati.

Rabu, 27 Februari 2013

Langit Kosong

Semalam angin bertiup kencang, menghembuskan udara malam yang menusuk sampai ke tulang. Aku masih larut dalam novel bacaan yang baru kupegang sejak tadi sore. Beberapa halaman lagi aku samapai pada akhir ceritanya. Malam mulai beranjak larut, mataku pun mulai meredup, tapi kupaksakan ia terjaga sampai aku menamatkan novel ini, tanggung.

Pukul 23.20 WIB akhirnya aku sampai pada halaman akhir. Aku beranjak dari kasur, meletakkan novel tadi pada habitatnya semula, dan mematikan lampu kamarku. Aku kembali berjalan menuju kasur yang sudah memanggilku tidur, namun aku urung. Sesaat aku hanya terduduk diatas kasur, menatap langit dari balik jendela. Kebetulan tempat tidurku menempel pada dinding jendela kamar, sehingga aku bisa melihat apapun yang ada diluar sana. Pemandangan langit malam ini tidak begitu indah, biasa saja, sedikit berwarna biru tanpa bintang. Tapi entah aku bertahan menatap kekosongan langit diatas sana. Apa yang kupikirkan? Tidak ada. Hanyaa menikmati kekosongan langit, merenug betapa luasnya semesta ini, seperti tiada batas.

Ah, melihat langit malam ini membuatku rindu pada rumah. Teringat kebiasaanku yang suka sekali menatap langit bertabur bintang di teras rumah, dan satu hal yang sangat kusukai adalah melihat rasi bintang scorpio yang tepat sekali berada di depan langit rumahku. Aku suka, dan selalu suka mencarinya di langit sana, mengayunkan jemariku membentuk rasi bintang tersebut. Menyenangkan sekali. Tapi disini aku tidak menemukannya. 

Apakah langit yang aku lihat berbeda karena aku berada di tempat yang berbeda? Tidak, tentu saja. Langit diatas sana tak pernah berbeda, selalu sama. Hanya saja ia begitu luas, sampai kita tidak pernah menemukan batasnya. 

Wahai langit, aku titipkan salam rindu pada orang-orang yang kusayang di rumah sana. Semalam, setelah menatapmu begitu lama aku teringat pada mereka, bahkan sampai terbawa ke alam mimpiku. Dengan keluasan dan kebesaran Yang Menciptakanmu, sampaikan lah salam ku ini.